Cara Mengatur Keuangan Usaha Dagang

Cara mengatur keuangan usaha dagang bisa jadi hal menarik khususnya bagi Anda yang mulai tertarik berwiraswasta.  Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat akan memulai wiraswasta, dan mengatur keuangan masuk salah satu yang terpenting.

Keseriusan Anda dalam mengatur keuangan usaha dagang bisa berujung kesuksesan usahayang dijalani. Mulailah perjalanan usaha Anda dengan tips mengatur keuangan usaha dagang berikut ini:

#1 Pahami Biaya Hidup Minimum Anda

Jika Anda merintis usaha dagang kecil-kecilan, tips pertama ini sangatlah penting dalam beberapa tahun pertama Anda. Perhitungkan berapa besar uang dibutuhkan untuk hidup bulanan dan ambil jumlah itu dari keuntungan usaha dagang. Sisa dari keuntungan dapat diinvestasikan kembali ke usaha dagang untuk pertumbuhan usaha.

Akan menarik untuk menghasilkan uang dari usaha dagang Anda namun kebanyakan orang menghabiskannya untuk liburan atau perbaikan rumah. Tahan diri Anda untuk seperti itu. Tunggu sampai usaha dagang sedikit stabil dalam beberapa tahun kemudian Anda bisa menikmati keuntungan usaha dengan tenang.

#2 Jangan Mempekerjakan Staf Terlalu Dini

Jika Anda baru merintis usaha dagang, biaya terbesar adalah untuk gaji karyawan. Saat usaha mulai sibuk dan Anda sepertinya sudah banyak beban kerja, akan muncul godaan mempekerjakan staf. Sebelum melakukannya, pastikan dulu apakah hal itu benar-benar penting. Jangan mempekerjakan staf sampai Anda benar-benar membutuhkannya. Maksimalkan dahulu staf yang ada dan pastikan semua staf bekerja dengan potensi penuhnya. Cara mengatur keuangan usaha dagang dengan mempekerjakan staf secara cermat ini sangatlah bermanfaat.

 #3 Strategi Menunggu Waktu Yang Tepat

Ini merupakan strategi mengurangi biaya pinjaman modal. Misalkan jika Anda sudah memperhitungkan akan kebutuhan tambahan Rp 100 juta tahun depan, jangan lakukan pinjaman Rp 100 juta sekaligus. Jika Anda melakukan ini, Anda akan membayar bunga pinjaman mulai Januari yang belum tentu Anda gunakan sampai akhir tahun berjalan.

Lebih baik Anda mengajukan pinjaman Rp 25 juta untuk 3 bulan pertama. Kemudian ajukan Rp 25 juta lagi untuk 3 bulan selanjutnya. Dengan cara mengatur keuangan usaha dagang melalui model pinjaman ini Anda akan mengurangi keseluruhan jumlah bunga yang harus dibayar ke bank. Pada akhirnya itu akan menghemat biaya usaha dagang Anda untuk jangka panjang.

#4 Negosiasi dengan Vendor

Saat membuat kesepakatan dengan pihak lain seperti layanan antar, logistik, teknisi, sampai kebersihan, jangan takut untuk menegosiasikan syarat perjanjian. Pilihlah rekanan yang memungkinkan pembayaran 30 hari setelah penerimaan kwitansi tagihan.

Adanya jeda waktu ini akan memberi Anda ruang mengatur keuanga

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s